YOUTH AND LIFESTYLE

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS - setelah dilakukan uji VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS, kini saatnya kita masuk ke uji prasyarat, uji prasyarat ini ada 3 macam yaitu uji normalitas yang akan kita bahas ini, lalu uji linearitas dan uji multikolinearitas. setelah kita melakukan penelitian ( ambil data ) dengan angket instrumen yang sudah di uji validitasnya, maka kita tabulasikan kembali ke MS excell, namun kali ini bukan sampel 30 responden lagi, karena yang akan kita uji prasyarat ini adalah uji dari responden inti ( sampel asli ), dalam skripsi saya yang berjudul Hubungan Antara Fasilitas Belajar dan Komunitas Teman Sebaya Dengan Minat Melanjutkan Studi Perguruan Tinggi Pada Siswa Kelas XII  SMK Muhammadiyah 3 Kulon Progo Tahun Ajaran 2011/2012 menggunakan sampel 101 responden dari populasi 155 yang ada di sekolah tersebut.

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS

Uji normalitas dengan menggunakan kertas peluang normal atau uji Chi Kuadrat, hal ini untuk memeriksa apakah populasi berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas perlu dicek keberlakuannya agar langkah-langkah selanjutnya dapat dipertanggungjawabkan.

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS

Dalam perhitungannya, jika nilai Chi Kuadrat yang diperoleh dalam perhitungan kecil jika dibandingkan dengan harga Chi Kuadrat yang tertera pada tabel, maka distribusinya adalah normal.

Pada skripsi saya, syarat yang saya gunakan adalah mengacu pada nilai asymp sig >= 0.05 , artinya nanti di perhitungan SPSS jika asymp sig lebih besar dari 0,05 maka data pada variabel itu bisa dikatakan normal. Untuk uji prasyarat yang harus dipahami adalah input data ke dalam SPSS adalah jumlah total dari setiap item dari ke 3 variable ( untuk skripsi saya ) karena variable pada skripsi saya adalah x1 = fasilitas belajar, x2 = Komunitas teman sebaya, dan y = minat melanjutkan studi perguruan tinggi. Untuk lebih jelasnya perhatikan screen shot dari data tabulasi di excell sebagai berikut :

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS 2

Itu hanya potongan saja,,sebenarnya ke bawah sampai 101 nomer sebagai data induk. Nah yang kita masukkan dan kita copy ke dalam SPSS hanya yang saya block warna kuning saja ( jumlah masing masing variabel X1, x2, Y ). Lalu kita beri label di SPSS agar di outputnya nanti kita tidak bingung membaca hasil dari masing masing nama setiap variabelnya.

langkah selanjutnya adalah memasukkan atau mengcopy data itu ke dalam SPSS, Nah untuk kali ini kopian dari excell pada langkah ini juga nantinya akan dijadikan juga sebagai data uni linearitas, multikolinearitas, dan uji hipotesisnya. bedanya hanya caranya dan pembacaannya, sedangkan data di spss nya tetap.

UJI NORMALITAS :

1. copy yang di blog kuning ke dalam spss satu persatu , lalu berilah label dengan klik variable view pada bagian kiri bawah. Lalu ganti dengan nama yang anda paham,misal untuk saya FASILITAS BELAJAR pada VAR0001 saya ganti nama dengan FASBEL, Komuitas teman sebaya / VAR002 saya beri nama KTS dan Minat melanjutkan studi/ VAR003 saya beri nama MINAT. maka akan menjadi seperi gambar di bawah :

uji normalitas

ingat!!! Untuk data seperti di atas nantinya digunakan untuk uji linearitas , uji multikolinearitas, dan uji hipotesis, cuma berbeda pada cara analisisnya di spss.

2. Lalu klik analyze—————>non parametric test————–> sampel KS pada SPSS di atas, lalu masukkan ke tiga variabel dari kotak kiri ke kotak kanan ( masukkan semua )

UJI NORMALITAS 5

3. Klik Ok,lihat output pada keluaran data Normalitas di SPSS, dalam data di skripsi yang saya teliti, data output uji normalitasnya adalah sebagai berikut :

UJI NORMALITAS 6

Nah yang kita baca dan analisis adalah yang saya beri kotak warnah merah, sehingga kita dapat  membuat tabel sebagai berikut :

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS

Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan rumus Kolmogrov-Smirnov. Berdasarkan analisis data dengan bantuan program komputer yaitu SPSS 17.00 dapat diketahui nilai signifikansi yang menunjukkan normalitas data. Kriteria yang digunakan yaitu data dikatakan berdistribusi normal jika harga koefisien Asymp. Sig pada output Kolmogorov-Smirnov test > dari alpha yang ditentukan yaitu 5 % (0.05). Hasil uji normalitas adalah sebagai berikut:

 

Ringkasan Hasil Uji Normalitas

No Nama Variabel Asym. Sig(p-value) Kondisi Keterangan Distribusi Data
1. Fasilitas Belajar 0,085 P > 0.05 Normal
2. Komunitas Teman Sebaya 0,785 P > 0.05 Normal
3. Minat Melanjutkan Studi 0,255 P > 0.05 Normal

 

Berdasarkan tabel di atas nilai signifikansi variabel Tingkat Pendapatan Fasilitasi Belajar (X1) 0.085, Komunitas Teman Sebaya (X2) 0,785 dan Minat Melanjutkan Studi (Y) 0.255 lebih besar dari alpha (0.05). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa distribusi data dari masing-masing variabel berdistribusi normal

Setelah semua variabel normal, maka kita bisa melanjutkan ke uji Linearitas.

Profil Penulis :

R SATRIYO NUGROHO, Spd

R SATRIYO NUGROHO, SPd

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNIK 2013

Cara Menghitung Uji Normalitas Pada Instrumen Skripsi Kuantitatif dengan SPSS

468 ad

5 comments

  1. terima kasih banyak. semuanya sangat membantu.

  2. itu data yang dimasukan ke SPSS gk di konversi duru dari ordinal ke intervald dengan MSI? mohon pencerahan.

  3. terima kasih banyak. semuanya sangat membantu.

  4. terima kasih banyak. semuanya sangat membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>