DEVAMELODICA [DOT] COM

tongkrongannya remaja gaul

Random Post
Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu

Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu

Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu Intro : A Bb G A Bb C A Bb G A 2x Dm C Bb Am Bb […]

Selengkapnya »

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 3

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 3 adalah lanjutan dari CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 2

Hari sudah mulai memasuki malam, suasana kota jogja membuat viola merasa sangat nyaman. Viola memang sering sekali main ke jogja mengingat teman – teman viola kebanyakan berasal dari jogja. messenger yang sudah ia tekuni sejak tahun 2007  itu telah membawa banyak perubahan di kehidupan viola. Mulai dari teman yang semakin hari semakin bertambah, dan tidak lepas pula kisah asmara viola yang juga semakin berirama sejak ia mempunya relasi yang banyak sekali melalui messenger. suka duka, manis pahit kisah cinta viola telah dikecapnya selama viola aktif dalam organisasi komunitas messenger tersebut, mulai dari yang di kejar – kejar cowok, patah hati, disakiti, dan terkadang pula cinta lokasi yang sering timbul, maklum hal demikian tak menutup kemungkinan dalam sebuah organisasi komunitas.

Ririn atau nama panjangnya Ririn setyowati, adalah teman terdekat Viola sejak viola bergabung dalam komunitas messenger . kebetulan mereka menjadi pengurus komunitas yogyakarta penuh cinta, sebuah rum messenger yang juga sebuah komunitas dunia maya, tempat mereka berorganisasi, berkumpul, dan bersahabat melalui ajang dunia maya. dan Ririn inilah sahabat dekat Viola , yang sering menjadi tempat persinggahan Viola saat ia berkunjung di Jogja. kebetulan saat itu Viola libur semester, sehingga viola rencananya akan 1 minggu berada di jogja, dan selama itu pula viola akan menginap di tempat ririn, sahabatnya.

jam menunjukkan pukul 7 malam, kedua gadis ini lantas mengobrol di teras rumah ririn, sambil menikmati secangkir teh panas , teman mengobrol yang biasa mereka nikmati saat ngobrol atau ngrumpi bareng.

” eh neng, tadi sapa tuch,,cowok cuakepp abiss, gebetan kamu yang barukah?” sapa ririn membuka percakapan saat malam. ririn biasa memanggil sahabatnya ini dengan sebuta “neng” panggilan khas gadis sunda.

” ahh, ngaco kamu rin, bukan kalee, gue juga kenalnya lewat rum, biasa lah kenalan kenalan lewat rum kan gue biasanya juga gitu, tapi kagak tau juga, gue heran sama tuh cowok, ga biasaya ada cowok seserius itu kalo kenal lewat dunia maya,ampe ampe rela nemuin gue datang ke stasiun gitu deh,ah tau juga ah, kek ga kenal cowok dunia maya aja, loe inget kan 2 mantanku yang  pernah nyakitin gue , itu tuh si deva sama si rio, cowok brengsek banget, biasa itu rin, cowok dunia maya emang gatel gatel kalo sama cewek” sahut viola ketus sambil mengingat masa lalunya.

Viola memang berlogat jakarta abizzz, karena ia memang kelahiran asli jakarta, namun jika bercakap dengan orang yang masih belum akrab, ia tidak menggunakan bahasa bahasa gaul seperti itu, biasanya viola hanya berbicara bahasa jakarta-an seperti itu jika sama teman dekatnya saja.

“yeee, yang udah biar udah, sekarang ga usah nengok ke belakang neng, masa depan jauh lebih penting, situ boleh saja menutup diri seperti itu, tapi aku yakin tidak semua cowok baik itu maya atau nyata persisi sama dengan 2 mantan kamu itu, pasti Tuhan ngasih jodoh ke kita adalah yang terbaik, jadikan masa lalu sebagai pelajaran saja buat tonggak ke masa depan, mulai sekarang bukalah hati kamu untuk kembali nerima cowok lagi, siapapun dia , asal kamu harus lebih hati hati agar tidak terulang lagi kejadian kek dulu lagi ” ririn sedikit berceramah untuk membuka kembali hati viola yang benar benar ketus dan datar jika sama cowok.

Viola memang seperti itu, sejak dikhianatin oleh deva dan akhirnya dapat cowok lagi yaitu rio, dan terulang lagi , rio juga menghianati Viola membuat viola menutup diri,apalagi dengan cowok – cowok yang dikenalnya lewat dunia maya membuat Viola sudah tidak mau dan percaya lagi dengan cowok gombal dunia maya, viola hanya mencari teman sebanyak banyaknya baik lewat jejaring sosial maupun messenger, karena zodiak viola sagitarius yang membuat karakter Viola ingin punya bayak relasi mendorongnya untuk selalu eksis mencari teman.

” Ahh, bodo ah, galau galau galau,,,,,gue selalu galau kalau pacaran lewat dunia maya gitu, lagian loe napa sih nyinggung nyinggung kek gini, orang tadi itu cuma temen, ketemu aja baru tadi, cuma gue emang ngajak dia ikut komunitas kita, setau gue saat gue ngobrol sama dia di messenger, dia tuh lagi baru aja mainan messenger dan pengen punya banyak teman yanggag cuma di kenalnya lewat dunia maya aja, tapi dunia nyata, makanya gue ajak masuk komunitas kita, toh kalok komunitas kita banyak orangnya kan lebih baik, ya ga,,,jadi kaga ada deh hal hal yang nyrempet2 ke hal hal percintaan, gue biasanya juga kan sering ngajak orang2 buat ngramein grup kita ini” jelas viola meyakinkan ririn

“ahhh kamu tuh, aku tuh cm ngasih saran aja,ge er banget sih kamu neng, siapa juga yang nyuruh kamu pacaran sama cowok tadi, tapi btw kalau kamu ga mau aku mau loo hahahaha, enggak enggak,bercanda” sahut ririn sambil bercanda.

” ya sana loe makan aja tuh cowok tadi hahaha ” ucap vio sambil tertawa. suasana memang benar benar akrab , jika Viola sama ririn sudah ketemu, ada saja yang di rumpiin, di tengah – tengah percandaan mereka, tiba tiba handphone Viola berbunyi. ringtones khas handphone viola yang berirama lady gaga selalu viola pasang, mengingat viola ini ngefans banget sama lady gaga atau musik musik berbau club,

“bentar rin, gue ngangkat telpon dulu ya” sahut viola sembari berjalan ke arah kamar ririn.

ternyata saat itu jam sudah menunjukkan jam 9 malam, tepat seperti apa yang vino janjikan, akan menelpon Viola, Viola sendiri justru lupa jika ia meminta vino utnuk menelpn jam 9 malam saja.

” ia halo vino” sahut viola megawali percakapan.

” halo juga, udah makan? lagi apa? ngantuk belum? bla bla bla bla…………….” tukas vino dan seterusnya percakapan percakapan perhatian yang sering diucapkan cowok jika menelpon cewek.

jam 9 sampai jam 11 Vino menelpon viola , sekedar bersaa ria dan menanyakan rencana kumpul kumpul besok sore di pantai Depok,pantai yang sering dipakai buat kumpul para remaja remaja di jogja.percakapan malam itu pun ditanggapi Viola dengan biasa biasa saja, walaupun sebenarnya bahasa bahasa yang digunakan vino jauh berbeda dengan bahasa telpon yang sering diucapkan Vino saat sedang telpon dengan teman  temannya, ya begitulah, bahasa bahasa yang hati hati, jaim, dan jangan sampai menimbulkan ilfeel si viola.

” ya dah besok berangkat bareng aja ya, maksudku berangkat ke sananya bareng, aku kan belum kenal sama yang lain lain, besok aku mampir dulu ke rumah ririn, BTW alamatnya mana tumah Ririn?” sahut vino sedikit merayu.

” mm, ya dah gapapa, ni alamatnya tar viola sms in aja,aku lupa alamat sini, yang tau si ririn” sahut Viola

” oke deh sampai jumpa besok,met malam viola” suara sok lembut vino mengakhiri pembicaraan malam itu.

sebenarya vino tidak begitu suka dengan acara ngumpul – ngumpul messenger, mengingat dia sebenarnya basicnya adalah anak band, dan tidak begitu suka dengan dunia IT dan internet, apalagi dunia chat. namun apa lah daya seorang Vino, rasa penasaran seorang vino kepada Viola telah melumpuhkan hal hal yang tidak begitu ia sukai, mengingat ia juga sebenarnya cuma iseng main messenger . Violalah yang telah membius hati Vino, Vino yag tampan dan tajir ini sebenarnya gampang sekali mencari cewek, namun rata rata cewek yang dekat dengan vino adalah cewek gampang, alias cepat banget bisa suka sama Vino,namun ada sisi lain kejutekan Viola yang membuat Vino greget dan semakin hari semakin membuat mati penasaran , penarasan yang membuat Vino semakin memikirkan Viola secara tidak langsung.

” siapa tadi neng? yang telpon kamu,lama banget telponnya” tanya ririn heran

” itu tuh, vino,cowok tadi sore, nelpon gue tentang acara besok, eh ia gue minta alamat sini yang jelas donk rin, ni si vino minta alamat rumah mu ke gue, soalnya besok dia mo bareng kita sekalian ke pantai”sahut viola.

setelah dikasih alamat rumah, viola pun sms ke vino dan pamit tidur karena waktu sudah jam 11.30 malam.

dengan tersenyum vino mencatat alamat rumah itu, lalu megucapkan selamat bobok kepada Viola,

” cewek cantik seperi dia, namun masih datar datar saja, ga seperti cewek cewek lain yang jika udah kenal aku langsung mencari – cari perhatian ke aku, ganjen, ngejar – ngejar,,,huftt,,,VIOLA,,,kamu benar – benar lain, kamu telah menguasai hatiku dengan sifatmu yang tak pernah aku duga, kirain cewek yang ketemu aku langsung suka dan cari perhatian, aku ga suka cewek caper dan ganjen yang hanya suka aku karena ketampananku, huftt viola, kamu benar benar beda, sampai ketemu besok Viola, ku ingin lebih mengenali hatimu, jika memang cinta, aku pasti bisa merasakannya suatu saat nanti, atau jika hanya aku suka dengan pandangan sesaat, cukup berteman saja sama kamu besok besok juga tak apa” Vino bergumam dalam hati sambil menuju alam mimpi, dinaungi kedamaian malam kota jogja dan dinginnya udara yang tambah mendinginkan hati Vino malam itu.

————————————————————-**———————————————————————————

Fajar telah menampakkan dirinya di kota gudeg nan damai, menyusupkan sejuta aroma embun dan dingin pagi merasuk hingga ke persendian, semangat nafas memulai hari baru telah menyongsong semua insan kota untuk beraktifitas, tak lupa Vino pun mencari udara segar dengan berlari pagi , rutinitas yang sering dilakukannya , mengingat Vino adalah cowok yang sangat menjaga kesehatannya. tak lupa juga vino mengirim sms ke viola memastikan apakah viola sudah bangun atau masih tertidur di naungan fajar kota jogja.

“bangun bangun, tar cantikmu dipatok ayam lo kalau belum bangun” goda Vino via sms..

“iaaaaaaaaaa, ne udah bangun hehe, lagi apa kamu vin?” setengah jam berselang viola membalas sms vino.

vino dan Viola pun sms an sekedar mengisi waktu santai di pagi hari, dan tak henti hentinya vino memastikan diri kalau nanti sore bakal ikut ngumpul – ngumpul dengan teman – temannya viola. viola pun dengan datarnya tetap meladeni vino, sebatas teman ,not much,,,, karena memang prinsip viola tak mau lagi dekat lebih dari teman jika dengan cowok yang dikenalnya lewat dunia maya, viola trauma, dan memang apa yang dirasakan viola juga masih biasa aja, walaupun sebenarnya viola agak tahu gelagat si vino kalau si vino sebenarnya memendam hati ke viola.

Viola sendiri sudah menyandang status jomblo selama 6 bulan, dan aktifitas kuliah kedokterannya yang sangat padat membuat viola tidak memikirkan sisi hati yang sarat akan irama perasaan, yaitu sisi hati percintaan, namun viola selalu care dan terbuka sama siapa saja yang hendak menjalin persahabatan dengannya, termasuk vino. dan bukan cuma vino saja, beberapa cowok lain juga sama seperti itu, ada yang nembak langsung, ada yang gelagat gelagat pdkt, ada yang masih merayu rayu gombal, dan semua di ladeni viola secara ZERO alias not much,,,,tidak dipungkiri cewek secantik viola pasti banyak yang ingin memacarinya, namun hati viola tak pernah jatuh cinta dengan cowok yang hanya bisanya merayu saja, ada sisi lain dari hati viola yang bisa membuat viola luluh, dan viola belum bisa menemukan sang peluluh yang bisa menjinakkan hatinya sampai saat itu.

SMS an pun terhenti megingat waktu sudah siang, dan vino harus melakukan aktifitas lainnya, sambil menunggu sore hari , waktu yang sudah ditentukan untuk bertemu viola kembali.viola sendiri menunggu sore asik dengan dunia messengernya, sapa sana sapa sini, ngobrol kesana kemari, apalagi saat itu viola sedang libur kuliahnya , membuat viola semakin bebas dan semakin menikmati liburannya ke jogja, ditambah semangat buat bertemu teman – teman yang sudah dikangeni viola sejak ia masih di Bandung.

————————————————————————**———————————————————————–

Waktu sudah menunjukkan pukul 3, saatnya vino kembali dengan kebiasaannya, menata diri sekeren dan serapi mungkin. kali ini vino memakai kaos santai merk distro terkenal, jeans hitam, sepatu cat, dan tak lupa jaket kulit yang selalu melindungi kulit putih si vino, dengan gaya trendy menuntun motor yang dibilang cukup keren banget dikalangan abg abg kuliah, kawasaki ninja 4 tak, yang benar benar membuat setiap mata terperanga melihat vino yang tampan dan gagah.tak lupa BB torch terbaru berharga 5 jutaan pun dikeluarkannya dan langsung menelpon viola , memberi tanda kalau dia sudah siap meluncur ke alamat yang sudah di sms tadi malam. dan ternyata Viola pun sudah siap dan menunggu vini di rumah ririn.

teman teman kos vino pun bertanya, ” wah kayane ana sing lagi cintrongg kie,hahahaha” yang artinya kayaknya ada yang lagi jatuh cinta, maklum saja, teman teman vino kebanyakan dari daerah sekitar jogja, dan vino sendiri cowok asli kelahiran Bogor, tak jauh dari kelahiran viola, jakarta.

“hahahaha, ada deh, besok tak kenalin ke kalian kalian lah , doain lancar ya hehehe” canda vino ke teman temannya seraya cabut dengan motor kebanggaannya.

setengah jam kemudian sampailah vino di rumah ririn, waktu yang agak lama mengingat vino belum pernah main ke tempat ririn, dan bertanya sana sini di jalan sekedar untuk mengetahui rumah ririn, rumah yang dibilang masuk masuk gang yang membuat vino agak kesulita mencarinya. Sampa akhirnya vino sampai di depan rumah setengah mewah, ber cat putih cream, dan berpagar biru. mesin motor dimatikan, dan helm full face kebanggaan vino pun di lepas, Viola yang sudah mendengar suara motor vino, langsung bergegas menuju ke gerbang bersama ririn dan teman – teman lainnya yang kebetulan beberapa ada yang berkumpul terlebih dahulu di situ.

” hay met sore semua, ” tukas vino malu malu

” hay viola, hay rin, udah pada meh berangkat sekarang?” tanya vino

tak ayal jika semua cewek yang hadir disitu semua tertuju ke sosok vino yang tampan dan keren ini, sambil berkenalan, dan setahu mereka itu adalah teman dekatnya viola.

” ehm, teman baru ni ye vi” sahut salah satu teman disitu.

” ia temen baru dan kebetulan gue ajak gabung aja di acara kumpul kumpul, biar rame gitu….. eh dikenalin dulu deh ni vino yang waktu itu masuk rum dengan nickname vino_of_frog” celoteh viola mencairkan suasana.

tak ketinggalan ririn juga sedikit menggoda viola , sekedar memanas – manasi saja. dengan kecantikan viola yang sedikit bermuka indo benar benar pantas jika dipadukan dengan vino yang putih dan berbadan atletis serta berperawakan keren.

” ya dah aku sama feri saja boncengan ke sana, kita kan cewek neng, jauh lo pantainya, kalau aku boncengan sama kamu, ku takut cos kita cewek – cewek, nah kebetulan vino ga ada boncengan, kamu sama vino ya neng” sahut ririn sahabat terdekat viola

” ichhh,,, aduh gimana ya,” geram viola sembari melihat teman temannya yang semua motornya sudah ada boncengannya sendiri sendiri. dengan terpaksa viola pun bareng sama vino,mengingat viola yang paling kenal vino dibandingkan teman teman yang lainnya’

dengan muka merah dan sedikit canggung campur bahagia, vino pun merasa gugup saat viola mulai menaiki motornya, dan sedikit berpegangan ke vino, saat itu viola benar benar tampil cantik, dengan celana panjang pensil, dan tangtop merah yang ditutupi jaket hitam saat itu, kulitnya yang putih bersih, rambutnya yang lurus berponi samping, dan kecantikan wajahnya yang agak sedikit indo, membuat vino semakin merasa gugup, perjalanan pun menuju ke pantai dimulai, hanya sedikit percakapan antara vino dengan viola selama perjalanan berangkat, vino yang gugup membuat vino tak bisa berkata kata, hanya hatinya yang selalu berkata, memuji kecantikan dan pesona viola. bunga bunga cinta seakan semakin bersemi di hati vino kala di jalan yang indah, berhamparkan sawah luas dan angin sepoi sepoi bernuansa angin pantai membuat suasana semakin romantis bagi vino, damai dan ceria, hati vino benar benar sedang berbunga bunga sepanjang perjalanan, menikmati keindahan pemandangan ditambah keindahan hati vino yang dirundung asmara.

viola pun hanya duduk dan berpegangan sedikit, sementara tangan kanannya memegang hp, seraya online sambil memonitor teman teman lainnya yang sudah di pantai melalui messenger. ia tak sadar kalau vino benar benar bertabur bunga di sepanjang jalan, bunga yang tumbuh karena tanaman cinta dari taman hati viola yang tidak disadari viola.

____________________________**_________________________________________**____________________

Acara kumpul – kumpul pun dimulai, sekitar 2 jam dari jam 4 sampai jam 6 di pendopo pantai tersebut berjalan cukup seru.acara membahas bakti sosial dan agenda lainnya dibahas dalam forum itu, vino yang kebetulan belum paham apa apa hanya bisa mendengarkan saja, namun demikian sudah banyak yang akhirnya kenal vino, mengingat acara perkenalan juga dilaksanakan dalam forum itu, banyak anggota baru seperti vino juga datang, dan tidak ketinggalan pula anggota anggota lamayang sudah sering ngumpul seperti itu.

tepat jam 6 acara pun selesai, stelah makan malah dan aktifitas lainnya akhirnya acara primer yang menyebabkan viola datang ke jogja pun selesai, muka muka capek dan temu kangen ngobrol bersama teman teman yang benar benar menguras tenaga pun bermunculan, hingga saatnya jam pulang, vino dan viola pun berjalan menuju parkiran. suara debur ombak dan keindahan senja pantai membuat hati vino semakin damai. Viola yang selama perjalanan berangkat asik dengan hapenya memonitor teman temannya kini seakan sudah capek, dan tidak ada lagi kesibukan bermain dengan handphonenya. keduanya pun berjalan di belakang rini dan feri, sambil ngobrol sedikit – sedikit memecahkan suasana, vino dan viola asik dalam obrolannya. pembahasan tentang pantai, keindahan sunset semakin meluluhkan suasana. ada getaran tersendiri di hati vino, berhiaskan suasana pantai yang sangat indah dan suara ombak yang seakan menyuarakan kata kata cinta untuk vino.

sepanjang perjalanan pulang pun serasa sangat berbeda dengan perjalanan saat berangkat. Viola yang saat berangkat sibuk dengan handphonenya, kini ia tak disadari kedua tangannya berpegangan ke perut vino, sembari ngobrol – ngobrol tentang jogja sepanjang perjalanan. viola menceritakan pengalaman pengalaman dia selama di jogja,tempat tempat yang ia kunjungi dan lain sebagainya. keduanya semakin akrab , kadang ada beberapa oercandaan yang menggugah tawa, hingga suara angin menjelang malam terhiasi pecahnya bahakan tawa an mereka berdua. Viola jarang sekali bisa tertawa selepas itu, kepenatan kuliahnya dan track record masa silamnya yang kurang memuaskan telah membuat viola agak jutek sama cowok, namun entah mengapa saat itu diiringi keakraban keduanya yang sudah kian terasa, viola bisa secara tulus tertawa bersama vino, dan kadang saat ada candaan yang membuat gemas kadang viola menepuk pundak vino karea ada candaan yang bikin gemas, Vino memang cowok yang pintar sekali membuat cewek ceria, disamping faktor fisiknya yang memang tak perlu diragukan lagi.

sejenak setelah perjalana mereka memasuki kota jogja, vino pun bergegas agak cepat dan menyusul ririn yang sudah agak jauh di depan, karena memang vino sengaja pelan pelan menikmati obrolan mereka berdua yang kian terasa akrab. tiba tiba vino mengajak ririn untuk sekedar duduk duduk dulu menikmati suasana malam kota jogja, tempat yang dipilih vino adalah taman di benteng vandenberg, serasa ingin tetap bersama viola menikmati suasana jogja sambil meneruskan obrolan yang kian waktu kian akrab dan berkesan. vino pun mengajak ririn, dengan alasan kalau ririn mau pasti viola juga mau, dan untungnya viola pun menyetujuinya.

vino is falling in love, namun vino tak akan mengungkapnkannya saat itu, karena ia belum mengenal viola secara utuh , apalagi sepertinya viola masih mengangap vino just friend semata. vino hanya bisa bersabar dan memendam sedikit rasa yang kian hari kian tumbuh. suasana pun semakin cair dan terkesan sangat akrab, viola termasuk cewek yang mudah akrab jika memang ada seseorang yang bisa membuatnya fun. dan vino sebenarnya cukup bisa membuat hati viola fun, foto foto di benteng, narsis narsisan ria, dan gelak tawa di antara mereka ditambah hadirnya sahabat viola ririn yang selalu menemani viola, membuat malam itu tanpa disadari telah membuat hati viola benar benar gembira dan benaar benar bisa melupakan kepenatan yang selama ini di rasakan viola.

malam telah meneyelimuti kota jogja, suasana yang indah yang sedang dirasakan vino seakan terhalang oleh malam yang memaksa viola harus sementara berpisah dahulu dengan vino. viola, ririn, vino, dan feri pun bergegas menuju rumah ririn. di jalan menuju rumah ririn, vino pun mengajak viola ngobrol kembali.

” kamu pulang bandung kapan vi?” tanya vino di gang menuju rumah ririn

“3 hari lagi aku pulang vin, kenapa?’ sahut viola

” enggak kok, cuma pengen aja jalan – jalan lagi kek tadi mumpung kamu masih di jogja’ sahut vino

” ia sih, viola juga masih libur kok, sebenarnya masih pengen menikmati suasana jogja mumpung aku masih di jogja” tukas viola.

” gimana kalau besok kita keluar lagi, jalan – jalan lagi , kamu udah pernah ke bukit bintang?’ tanya vino.

” belom sih, tapi sering denger’ ucap viola.

” besok aku ajak kamu kesana.. mau? tar kita ajak ririn sama feri juga” tukas vino meyakinkan.

” hmm,boleh, tapi ga ngrepotin kamu kan? ” tanya viola

” enggak,justru aku seneng bisa jalan jalan sama kamu” ucap vino sedikit berani sekarang mulai meyakinkan hati viola.

hanya semyum manis yang keluar dari bibir viola, tanpa disadari tepat saat vino menghadap ke belakang, senyum keduanya pun saling berhadapan, namun viola masih saja menganggap vino just friend, belom ada benih cinta yang keluar dari benak viola, tak seperti hati vino yang sudah merasakan getaran itu sejak bertemu dengan viola. cinta memang sebuah proses, tak bisa dipaksakan , ia akan timbul secara sedirinya, namun vino lah yang sudah merasakan hal itu.

Vino pun bergegas pulang, sekejap setelah viola masuk rumah ririn….. malam semakin larut,jalanan semakin sepi, namun hati vino tak pernah sepi sejak mengenal viola.

————————————————————**———————————————————————**——-

BERSAMBUNG……

 

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 3

 

devamelodica | January 27th, 2012 | No Comments
      Pin It








  • BACA JUGA

  • Recent Comments



  • theme by Chivaz [dot] net | Komputer | Gadget | Informasi | Game Gratis | Video