DEVAMELODICA [DOT] COM

tongkrongannya remaja gaul

Random Post
Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu

Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu

Lirik chord lagu ayu ting-ting alamat palsu Intro : A Bb G A Bb C A Bb G A 2x Dm C Bb Am Bb […]

Selengkapnya »

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8 adalah lanjutan dari CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 7.

Pagi buta menyelimuti seputaran kediaman viola yang damai, gadis berparas cantik inipun sudah terbangun dari tidurnya, kerinduan akan seorang Vino yang mencekik malam malam Viola membuat dirinya tak bisa tertidur nyenyak malam itu, getaran yang dirasakan viola saat mengingat wajah Vino membuat hari harinya seakan hanya sebatas fatamorgana, tercekik oleh suatu sebuah kata cinta yang selalu menyesakkan dada dan tak jua terucap dan terdengar lirih di hati Vino, sambil berkemas kemas untuk menyiapkan barang barang yang akan dibawa kembali ke kota Jogja, Viola kembali menghubungi Vino melalui handphonenya, namun seribu sayang seribu malang, hanya mailbox saja yang terdengar di telinga mungil gadis cantik ini. hanya seonggok kertas pemberian Vino yang benar benar bisa menenangkan hati Viola, secarik kertas bertuliskan ungkapan hati Vino yang benar benar membuat hari hari Viola penuh warna,walau hanya sebatas kata, belum juga terbalaskan hanya karena sesuatu hal yang saling membuat salah paham. Dimasukkannya secarik kertas itu ke dalam tas, sekedar menemani perjalanan Viola . Dalam hati viola berbisik ” aku ke jogja untuk menjemput cinta, ya Tuhan tunjukkanlah jalanMu, jika memang ini caraku bisa mendapatkan cinta, maka pertemukanlah aku dengan Vino bagaimanapun caranya” secercah doa yang mengantarkan Viola berjalan keluar rumah, menjemput asa yang sejenak tertunda.

Mobil BMW biru berplat D pun berlari kencang menuju rumah Nadhin, sahabat Viola yang hendak mengantarkan viola ke Jogja.tak selang berapa lama , tibalah Viola di rumah nadhin yang hanya berjarak beberapa kilometer saja dari kediaman viola. ternyat waktu masih menunjukkan pukul 05.00 dan tampak masih sepi rumah nadhin,bergegas Viola turun dari mobilnya dan mengetok pintu rumah nadhin. dengan wajah masih lesu nadhin pun membuka pintu rumahnya.

” ya ampunnn, loe belum mandi dhin?? ” sahut Viola

” aduhh, baru jam 5 vi, gue kaget lo udah nongol gitu aja,masih pagi buta nih,ayam aja belom bangun hehehe ” sahut nadhin tampak masih kusut.

” huftttttt, gue semalam bilang kan, pagi pagi kita ke jogja, jam segene malah belum mandi huft ” Viola agak kesal

” ya dah gue mandi sekarang, loe tungguin aja di ruang tamu ya, gue cepet kok mandinya, lagian semalam gue udah packing, tinggal tancap aja” sahut nadhin

‘yadah, buruan!!!” tukas viola.

memang cinta bisa mengubah segalanya, bisa mengalahkan segalanya, hingga pagi pagi buta pun mampu menggugah semangat viola demi cinta, mabuk cinta membuat Viola sangat bersemangat di pagi itu, asa demi asa yang selama ini hilang pun seakan sudah ada di depan mata untuk menjadi sebuah kenyataan.

” gue udah siap,ayo tancap” sahut nadhin 30 menit kemudian,

mobil pun melaju kencang menuju arah jogja,menuju hati seorang Vino yang selama ini hilang dimakan asa yang tertunda

—————————————**——————————————————-**—————————————–

pukul 1o lebih, mereka sudah memasuki kota Jogja, tak ada yang berubah dari sekitar 3 – 4 bulan yang lalu saat terakhir Viola menyambangi kota jogja, suasananya yang begitu damai, budaya dan kehidupan masyarakat yang begitu akrab nan khas membuat Viola seakan tak ingin lagi meninggalkan kota ini.

” kemana kita vi? ” sahut nadhin

” ke tempet ririn dulu dhin, gue udah telpon dia semalam kalau hari ini gue ke jogja lagi,dan dia udah nungguin di rumah, gue sengaja ga ngebolehin dia ke mana mana karena hari ini gue ke jogja” jelas viola

” ya dah, yang masih jadi pertanyaan gue, ngapain si loe buru buru ke jogja, biasanya loe kalau mau ke luar kota ngomongnya ke gue berminggu2 sebelumnya, tumben2an semalam ga ada planning langsung loe mutusin ke jogja” tanya Viola

” gapapa kok Dhin,tar juga loe tau” tukas Viola.

sambil menyetir mobil, dilihatnya beberapa jalan yang masih sangat lekat di ingatan nadhin, masa masa berjalan dengan Vino dengan motor, menyususri beberapa jalan yang sekarang ia lewati, melihat beberapa tempat yang pernah menjadi tempat mereka berdua singgahi, dan sebuah tempat kecil yang pernah menjadi tempat berteduh Vino dan Viola saat sedang keluar dan kehujanan, membuat batin Viola seakan kambali bergelora, dilihatnya orang orang di sekitar tempat dan jalan yang pernah Viola kenang seakan menjelma menjadi wajah Vino yang selama ini Viola rindukan. Viola hanya bisa tersenyum hungga nadhin pun hanya terdiam penuh tanya, apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan sahabatnya itu.

tak berselang lama,tibalah mereka di rumah ririn, sahabat viola yang pertama kali mengantar Viola ke stasiun tugu tempat Viola awal bertemu langsung dengan Vino, cowok yang sekarang telah membuat hati Viola berbunga bunga. tawa renyah pun seakan meledak saat mereka bertemu sahabat , saling mengobrol melepas rindu diantara sesama sahabat, sedikit bisa melupakan kegalauan hati yang sedang dirasakan viola. sambil melepas kelelahan perjalana Bandung – Yogyakarta mereka asyik dalam sebuah obrolan khas cewek cewek, obrolan tentang fashion, trend, dll ala cewek yang membuat suasana semakin mamou mengurangi kepenatan.Hingga tak terasa hari sudah memasuki siang yang sangat panas, lelah yang menggerogoti Viola dan nadhin pun harus berpangkal ke sebuah mimpi tidur siang, namun Viola tak jua tidur, ada sesuatu yang harus diobrolkan 4 mata dengan ririn.

” loe tidur aja dhin kalau capek,gue keluar sebentar ya, ada perlu dengan ririn ” sahut Viola

” hoahmmmmmmmmmmmmm, huuhm sana ,gue ngantuk and capek berat vi” sahut nadhin kecapekan.

——————————————————-oooooooooooooooooo————————————————————–

Siang itu kembali menjadi sendu saat pembicaraan 4 mata antara ririn dan Viola . ya memang ririn lah yang sudah mengetahui semua jalur cerita saat semalam ditelpon Viola tentang segala permasalahannya dengan cinta , diam diam semalaman Viola menelpon ririn dan curhat tentang problem percintaannya itu, selama hampir 4 bulan cinta Viola tumbuh, dan tak tersadar juga bahwa 4 bulan yang lalu Vino pun sebenarnya sudah memendam rasa kepada gadis cantik berperawakan anggun ini,

” gimana rin, perkembangannya? ” tanya Viola

” aku udah ke kampusnya dia neng tadi pagi2, tapi ga juga ketemu dia, maklum habis mid kampus sepi, tapi tenang aja, aku udah nanya sama beberapa mahasiswa yang kebetulan masuk karena urusan skripsinya , aku nanya beberapa ga ada yang kenal Vino, mungkin karena mereka udah senior2 jadi ga begitu kenal juniornya” sahut ririn.

ya diam diam juga semalaman Viola mengatur beberapa cara, dan ririnlah yang benar benar dipercaya Viola untuk membantunya menemukan Vino yang selama ini seakan melepaskan diri dari kontak dengan Viola karena segala kesalahpahaman. dan Viola menyuruh Ririn untuk pagi pagi datang ke kampusnya Vino yang kebetulan Viola masih ingat status Vino sebagai mahasiswa di salah satu universitas di jogja jurusan matematika, dan informasi penting itulah yang membuka gerbang informasi untuk bisa menemukan Vino.

” lantas?????????” tanya viola

” tapi tenang aja neng, aku tadi dikasih saran untuk membuka data data mahasiswa yang ada di internet kampus itu, disitu tertera data data dasar mahasiswa termasuk alamat kosnya, dan aku udah nemuin Vino disitu, dan aku juga telah nyatet data alamat kosnya, semoga benar itu alamatnya” sahut ririn yamg sedikit agak medok dengan logak khas jogjanya.

raut girang tersirat di wajah Viola, setidaknya itu menjadi awal yang baik untuk bisa menemukan Vino, dibacanya alamat kosnya vino walaupun Viola tak tahu daerah daerah di jogja. satu kesalahalan Viola selama ini adalah ia tak sekalipun minta diajak ke kosnya vino, karena 4 bulan yang lalu selalu saja Vino yang menjemput Viola ke tempat ririn saat mengajak Viola jalan, dan sebatas jalan tanpa pernah singgah sekedar tahu kos Vino dan tidak menyagka bahwa akhirnya Viola harus menjalani cerita kehidupan seperti itu, apa yang tidak ia sadari , akhirnya muncul dan mencekik dirinya sendiri di kemudian hari, namun senyum merekah di bibir Viola yang sangat mungil, menambah kecantikan viola dan keanggunannya memancar dari senyuman itu, laksana bidadari yang sedang dimabuk cinta dan menemukan secercah cahaya untuk menggapainya.

“yadah gini aja, aku ga tahu daerah jogja, kan kamu yang tahu, tar aku nulis surat ke Vino, tolong kamu antarkan ke kosnya vino ya rin? aku pengen ngajak dia ketemuan di tempat yang membuat aku berkesan, yaitu di Bukit bintang, tempat yang telah membuat aku sadar dengan semua ucapan vino 4 bulan yang lalu” sahut viola

” hmm, oke lah tar sore aku usahain, berarti waktu ketemunya besok sore neng? ” tanya ririn

” huuh, habis ne aku istirahat dulu ya,mksh banget banget ,kamu memang sahabatku yang bener bener bisa menolong aku rin, kamu bukan sekedar sahabat, tapi kamu juga menjadi jalan untukku bahagia,mksh ya rin 🙂 ” sahut Viola

” sama sama neng,,sesama sahabata emang harus saling membantu, apalagi kalau masalah hati,tapi jangan lupa PJ PJ nya andai berhasil ya hehe ” sahut ririn bercanda

” yeeeee” jawab viola sambil tertawa

” tapi rin?????????/” sahut viola

” tapi andai vino udah punya kekasih gimana, selama 4 bulan ini aku lost kontak, andai selama 4 bulan ini dia nyagka aku ga membalas cintanya dan ia kembali membuka hati untuk yang lain gimana 🙁 ” sahut viola tiba tiba terbesit pertanyaan itu.

Ririn pun mendekati Viola,dipeluknya sahabatnya itu,sambil berbisik di telinga viola

” kita tak bisa berandai andai neng. yang penting kamu udah berusaha, dan aku salut dengan kamu , setidaknya dengan usahamu ini semua tak sia sia, mungkin Tuhan mengujimu dengan cara seperti ini, kalau emang tuhan menghendaki kalian memang bertemu dengan cara seperti ini, pasti ada jalan dikemudian hari, berdoalah Vino tetap seperti kamu, masih tetap menunggumu, mencintai kamu dengan segala asa, dari semua ceritamu, Vino sebenarnya sangat patah hati saat isi suratnya tidak neng gubris gara gara kamu pergi ke puncak, semua hanya salah paham, semoga ini hanya ujian dari Tuhan untuk menunjukkan seberapa besar cintamu ke Vino, aku yakin keseriusan km untuk menemui Vino dari bandung ke jogja akan dibayar setimpal oleh TUhan, berdoalah :)” sambil menatap wajah Viola, dan menyeka air mata sahabatnya secara perlahan.

” AMIN,,,,makasih rin,km bener2 sahabatku” suara viola lirih sambil meneteskan air mata

 

bersambung…………………………………………………

 

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8

 

 

devamelodica | March 11th, 2012 | No Comments
      Pin It








  • BACA JUGA

  • Recent Comments



  • theme by Chivaz [dot] net | Komputer | Gadget | Informasi | Game Gratis | Video