DEVAMELODICA [DOT] COM

tongkrongannya remaja gaul

Random Post
CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8 adalah lanjutan dari CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 7. Pagi buta menyelimuti seputaran kediaman viola yang damai, […]

Selengkapnya »

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 9

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 9 adalah lanjutan dari CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 8

Dalam istirahat siang di kediaman Ririn, Viola masih merasa jauh dari tenang, hal yang tak pernah terpikirkan selama ini justru muncul secara tiba tiba saat kebahagiaan Viola bisa kembali ke jogja dan berusaha menemukan Vino . 3 – 4 Bulan bahkan lebih sejak perkenalan itu, menuju persahabatan hingga timbulnya sebuah rasa cinta, namun kesalahpahaman membuat kedua insan ini harus memendam perasaan cinta masing – masing tanpa suatu ucapan nyata. 4 bulan Di bandung Viola tetap saja merasakan suatu kerinduan yang luar biasa di setiap hari harinya, namun ia tetap menikmati sisi demi sisi kerinduan yang sebenarnya mencabik setiap sisi relung hati , relung hati Viola yang haus akan perasaan cinta yang sesungguhnya, hingga ia mendapatkannya namun tak jua ia bisa mengecap indahnya kedamaian apa yang telah ia dapatkan.

Viola seakan menikmati setiap detik detik kerinduan yang tak pernah terbisik dan  terbalaskan dari Vino, walaupun sesungguhnya Viola tahu dan jelas paham bahwa Vino juga merasakan demikian dari surat yang telah diberikan Vino sesaat sebelum viola meninggalkan jogja 4 bulan yang lalu. masih teringat jelas di benak Viola tatapan seorang vino yang berkaca kaca saat melepas Viola kembali ke Bandung. perkenalan yang diawali dari chatting mobile di dunia maya,yang tak pernah disadari Viola,sekarang justru benar benar nyata dan bahkan membunuh segala kenyataan yang telah viola hadapi. Tak biasanya pula gadis cantik jelita ini benar benar jatuh cinta seperti itu, kadang hanya cinta sesaat dan cinta kekaguman saja yang Viola rasakan selama ini kepada pria pria lain yang berujung pada suatu perasaan biasa dan hanya persahabatan saja dermaga akhirnya, namun lain bagi Vino di hati Viola. Vino tak lebih dari sahabat, namun pengisi dan penjaga hati Viola di malam malam Viola, hanya penjaga hati yang tak pernah bisa menyentuh satu sama lain sejak perpisahan itu.

Kini apa yang Viola asakan, rasakan, dan inginkan telah seakan sudah di depan mata, hari itu juga Viola sudah berada di Jogja, ia tak mau menyia nyiakan ini semua. itulah perjalanan hati seorang Viola yang tumbuh dari tarian kata kata di dunia maya yang mampu membuaikan perasaan Viola hingga menyudut ke dunia nyata yang sebenarnya, siang itu viola tersenyum sembari menulis secarik surat untuk Vino yang akan di antarkan sahabatnya Ririn sore nanti. Secara kebetulan Ririn sudah mengetahui alamat yang ia catat pagi tadi,alamat kos Vino yang berada di jogja. Viola tak ingin menyia nyiakan libur 3 harinya itu, 3 hari di jogja untuk sebuah cinta.

Sore sudah menggelantung di kota budaya tersebut, semburat langit berwarna jingga pun kembali menyinari setiap kedamaian orang orang yang bernaung di bawahnya, kedamaian hati viola pun seakan semakin terasa ketika sore itu , sahabatnya ririn telah siap mengantarkan surat itu kepada Vino , pujaan hatinya selama ini.

” neng, kamu dirumah aja nemenin nadhin,biar surat ini aku anter ke tmpt vino sama cowokku ya ” tukas ririn

” baiklah , maksih banget ya,aku emang sengaja ga ikut ya rin, ku masih takut andai dia udah punya kekasih selama 4 bulan ini 🙁 lebih baik dia baca dulu suratku dan ku siap bertemu dengan dia besok sore di tempat itu ” ucap viola.

” oke deh,ku brangkat dl ya” sambil memeluk sahabatnya seakan menenangkan hati sahabatnya dari segala gundah dan galau.

hati Viola semakin galau bercampur bahagia ketika melihat sahabatnya pergi meninggalkan Viola, galau dan sedih jika prasangkanya bahwa Vino ternyata sudah mendapatkan wanita lain itu benar, dan gembira karena Viola telah berhasil membalas sebuah ungkapan sayang Vino 4 bulan yang lalu. waktu semakin menuju malam, kegundahan viola pun semakin terasa, antara cinta dan gundah, antara kesedihan dan kebahagiaan, semua tersekat diantara sebuah perasaan yang bercampur bertahtakan sebuah cinta yang menguasai segala hati yang sedang rindu.

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;()()();;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;

tepat pukul 7 setelah ririn menghampiri cowoknya, mereka mencari alamat kos Vino yang alamatnya sudah ririn genggam. ditelusurinya setiap jalanan kota jogja, hingga menyempit menuju jalan jalan kecil,dan akhirnya memasuki sebuah area perumahan. Dicarinya setiap nomer rumah di daerah itu yang berangka 28, hingga akhirnya setelah 30 menit mencari, ririn menemukan rumah yang tepat seperti tertera di alamat itu. Sebuah rumah agak mewah bercat biru langit, bertingkat 1 dan sepertinya rumah berkamar 3, rumah simpel namun termasuk mewah. namun terlihat sepertinya pintu gerbang tertutup rapat dan terkunci, dilihatnya dari luar , garasi tampak kosong menandakan tak ada yang penghuninya saat itu. ditunggu tunggu dan di ketoknya gerbang berkali kali, namun tak jua 1 batang hidung keluar menampakkan diri. akhirnya keduanyapun memutuskan untuk bertanya kepada satpam perumahan itu yang tak jauh dari lokasi mereka berhenti.

” maaf pak, alamat rumah nomer 28 kok sepi ya pak?” tanya ririn kepada satpam penjaga

“28, 28, 28, oh tempete mas Vino , andre, sama rio ya mbak. oh kbetulan andrenya lagi pulang kampung, sedangkan mas vino sama Rio sepertinya 2 hari ini lagi ada acara kampus mbak, jadi saya kurang paham pulangnya kapan” sahut satpam

‘ aduh pak,punya nomer hapenya mas Vino ga?”sahut ririn

“wah mbak.kalau orangnya saya tahu tapi kalau nomer hapenya saya ga tau, ada yang penting mbak?”sahut satpam

” ia pak, penting banget, gimana ya, apa gini aja , ini ada titipan surat buat mas vino, tapi sebenrnya harus cepat cepat diberikan pak, ” tukas ririn agak panik

“baik mbak,gini aja suratnya titipin saya saja, kebetulan rumah sebelah itu temene mas vino juga,mungkin dia tahu nomere mas Vino, tapi kayaknya lagi keluar dan pulangnya malam,nanti biar saya titipkan ke mas divan temannya mas vino itu aja gimana mbak?” sahut satpam memberi pencerahan

” baik pak,makasih sekali pak,saya boleh minta nomer bapak ga? nanti biar saya hubungi bapak besok pagi atau saya balik lagi kesini besok pagi” tukas ririn

” oo boleh boleh mbak ini nomer saya ” jawab satpam.

” mksh pak,ini juga nomer saya, mohon saya di sms kalau surat ini sudah diserahkan ke temennya mas Vino atau bahkan mas Vinonya sendiri. makasih sekali pak,surat ini benar benar penting ‘ sahut ririn sambil ternsenyum,sambil menyerahkan amplop pink , amplop yang pernah diserahkan ke Viola 4 bulan yang lalu.

Ririn dan kekasihnya pun pergi meninggalkan perumahan itu, ternyata kos Vino adalah sebuah rumah di perumahan yang berisi 3 orang penghuni. sepanjang perjalana pulang ririn bercerita tentang kisah asmara viola hingga ia bisa seperti ini rela berkorban dari Bandung, seorang cewek namun karena sebuah cinta ia tak memperdulikan semua itu, hanya kata salut yang keluar dari bibir kekasih ririn, berdoa supaya sahabatnya tetap dalam kebahagiaan dengan segala usahanya ini.

———————————————————————-”””’—————————————————————————–

pukul 10 malam,Ririn kembali ke rumahnya. tanpa basa basi lagi Viola menanyakan hasil usaha sahabatnya itu, dengan degup kencang di dada penuh penasaran viola bertanya,

“gimana rin, gimana,,,,,,,Vinonya ada? terus kabarnya dia gimana dia baik baik saja kan, terus gimana rin ” viola bertanya secepat degup jantungnya.

” maaf neng,aku udah bisa nemuin alamatnya,namun Vinonya ga ad di kosnya,dia ternyata bertiga bersama temannya tinggal di perumahan , kata satpam disitu vino sedang ada urusan kegiatan kampus, tapi suratnya udah aku titipin ke pak satpam dan akan dikasih ke temennya vino yang ternyata bersebelahan dengan kos vino, tapi dianya juga lagi keluar, sabar ya neng ? : ) ” jawab ririn

muka agak kecewa pun terlihat di wajah Viola mendengar kabar itu…..

” besok pagi aku telpon satpamnya, aku dah minta nopenya, atau besok pagi aku kesana lagi, demi kamu neng aku bantu sebisaku : ) ” sahut ririn

” tq banget rin,,, maaf kalau ngrepotin ya.

” gapapa, udah malam ni,ayo kita tidur aja, nadhin udah tidur ya ternyata, dasar nadhin sukanya cuma tidur ” ririn mencoba bercanda menghibur viola, namun tetap saja viola masih terlihat kecwa karena malam ini suratnyapun tak jua belum terbaca oleh vino

“sabar neng, aku yakin pasti ada jalan” sahut ririn

” ia rin, tapi masalahnya aku hanya ada waktu 3 hari di jogja, dan aku hanya ingin sekali melihat Vino apapun yang terjadi, dan ingin juga semua jawaban ini terjawab dan terucapkan, lusa aku harus kembali ke bandung dan besok malam adalah kesempatan terakhirku di jogja untuk menjawab segala asaku 🙁 ” tukas viola menahan sedih.

KEmbali ririn memeluk Viola, sambil merangkulnya ririn membawanya ke kamar, mencoba menghibur dan meyakinkan hati sahabatnya,

” aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan kok neng, cinta memang tak bisa dipendam,apapun yang terjadi entah siapa itu tak mengenal segala alasan, jika sudah cinta memang belum lega rasanya jika belum terucap,kendatipun resiko akhir adalah sakit hati jika apa yang kita ucap tak terbalaskan dengan keinginan kita, namun akan lebih menyiksa dan menyayat kehidupan jika hanya dipendam dan dipendam tanpa suatu kejelasan, aku sebagai sahantmu neng, akan berusaha semaksimal mungkin bantuin kamu, besok aku usahakan lagi agar surat itu sampai ke tangan Vino bagaimanapun caranya” senyum ririn menghibur sambil merayu viola agar tidur,karena jelas terlihat kelelahan viola yang seharian ini mungkin masih kurang istirahat, dari pagi menyetir mobil sampai ke jogja, menulis surat, dll hingga ia lupa istirahat, demi cinta ia rela melakukan itu.

kelegaan hati Viola mendengar kata kata sahabatnya membuatnya bisa tertidur.Ririn pun meninggalkan kamar, dan beranjak menuju kamarnya sendiri untuk beristirahat malam, tiba tiba handphone ririn bergetar, tanda ada sms masuk.

Dibukanya pesan singkat itu,

” mbak, suratnya sudah saya kasih ke temennya mas Vino, dan tadi saya juga bertanya ke temennya kalau besok siang mas Vino sudah kembali ke kosnya dan pasti sudah bisa membaca surat itu, saya juga sudah pesan ke temennya itu agar mengabari mas Vino kalau ada yang ngasih surat dan kelihatannya sangat penting” isi sms itu ternyata dari pak satpam perumahan tempat os Vino.

lega sekali hati ririn, tanpa sepengetahuan Viola ririn tak mengabari hal ini mengingat ia tak mau mengganggu tidur Viola yang benar benar pulas, sembari membalas sms ucapan terima kasih,ririn pun melepas malam dengan kelegaan, ririn tahu pasti apa yang dirasakan dan diharapkan Viola, sehingga ia bisa lega setidaknya asa sahabatnya untuk bertemu Vino terbuka lebar. malam pun semakin larut membuai mereka ke alam mimpi melepas kepenatan seharian penuh.

**************************************–*********************************************************–***–

Pagi pun kembali tiba, suasana jogja pun kembali hidup setelah malam menyelimuti dengan tarian hawa dinginnya,Viola masih saja belum bisa lega, ia masih penuh rasa berkecamuk, usahanya yang begitu keras ingin menemukan vino tak juga menuai hasil yang pasti, dilihatnya ririn sudah rapi dan sepertinya ia akan pergi keluar.

” mau kemana rin? jam 7 sudah rapi gitu?” tanya Viola.

” mau ke kampus neng, ada urusan : ), itu nadhin nanti diajak sarapan ya kalau sudah selesai mandi,aku buru buru jadi maaf ga bs nemenin ” sahut ririn

” huuh, : ) gimana rin ada kabar dari Vino ga? ” sahut Viola kembali menanyakan hal itu.

” nanti aku usahain agar sore nanti kalian bisa bertemu” sahut Ririn tanpa menceritakan sebenarnya ada sms semalam yang mengabarkan bahwa siang ini Vino sudah kembali ke kosnya,

betapa senang dan cerianya Viola mendengar kata kata kepastian RIrin , berharap sekali sore dan malam nanti ia bisa kembali berdiri bersama di atas bukit sambil menceritakan tentang diri mereka masing masing, hal yang tak pernah dilupakan 4 bulan yang lalu saat mereka berdiri bersama di atas bukit yang sangat indah di kegelapan malam.

Sebenarnya Ririn pun berbohong hendak ke kampus, ia hanya ingin membantu sahabatnya menemukan cintanya, ririn bermaksud ingin kembali ke tempat semalam dan memastikan serta merencanakan agar kedua insa itu bisa bertemu lagi.

tanpa sepengetahuan Viola, ririn pun menemui temannya vino yang telah menerima surat yang dititipkannya ke satpam semalam, ingin mengorek semua tentang Vino dan membantu sahabatnya agar bisa saling bertemu, ririn tak tega melihat perjuangan sahabatnya yang begitu keras, dan ririn pun tak tega jika akhirnya Vino sudah punya kekasih,maka dari itu siang itu ririn hendak bertemu ke tempat semalam yang dikunjungi ririn bersama kekasihnya itu.

asa pun bersambut , ririn bisa bertemu Divan,teman vino juga yang kosnya ada disamping persis kosnya Vino, ya….sebenarnya mereka semua adalah teman ospek dan kebetulan sepakat mencari kos atau rumah yang tidak saling berjauhan agar persahabatan tetap kompak. dikoreknya semua tentang vino, Divan pun yang sudah lama bersahabat dengan VIno tau semua gelagat vino. Vino 4 bulan terakhir ini memang kelihatan sangat berbeda, Divan malah belum tahu cerita yang sesungguhnya hingga perbedaan yang dirasakan selama ini terjawab siang itu juga. Vino yang ternyata dulunya playboy dan susah jatuh cinta, akhir akhir ini benar benar menjadi pria yang pendiam, dan dingin jika di depan cewek, seakan ia menyimpan sesuatu yang tak pernah diketahui divan selama ini, 4 bulan ini da akhir akhir ini vino juga seakan tak pernah bermain dengan media duia maya dalam mencari teman, tak seperti dahulu, dan jika ditanya maka jawabannya ia trauma dan masih belum siap berkenalan lagi dengan gadis lewat dunia maya, sampai sampai nomer hapenya pun gantu, dan jika ditanya Vino selalu mengalihkan pembicaraan,seolah ia ingin sekali menghilangkan beban yang masih menjadi misteri teman temannya itu. itulah sebabnya Viola benar benar lost kontak, baik lewat HP maupun lewat dunia maya.namun jika ditanya sekarang vino udah punya kekasih apa belum, Divan ga bs menjawab,karena ia ga pernah membahas masalah hati dengan Vino,menurut Divan teman wanita Vino itu cukup banyak, maklum ia dikampus selain tampan , ia juga mengikuti seni teater dan band yang notabene pasti mempunya banyak teman wanita, namun jika msalah hati , hanya vino yang tahu. begitulah semua tentang vino diceritakan divan,sahabat dekat Vino. tak pikir panjang lagi Ririn menyuruh Divan menelpon vino menanyakan kapan ia balik kos, dan jawabannya sangat lugas,,,,,,siang ini jam 1 vino udah balik kos.

” mas, tolong nanti sore cancel semua kegiatan Vino,aku ingin nanti sore Vino bertemu dengan seseorang ,karena jawaban dari semua ini adalah terjawab nanti sore , semua ada di surat itu, saya mohon pastikan Vino membaca surat itu sesampainya di kos” ucap ririn

Divan pun menerima permohonan itu dengan senang hati, karena bagaimanapun kebahagiaan Vino kebahagiaannya juga, sahabat tak pernah gembira jika melihat sahabatnya sedih, dan tak pernah iri atau sedih jika melihat sahabatnya gembira.

———————————————–^^——————————————————————–^^—————–

Pukul 1 , tampak dari jauh raungan suara motor khas vino datang memasuki area perumahan. Divan yang sudah mengemban amanat dari ririn pun segera keluar menghadang Vino tepat di depan gerbang kos Vino. Vino yang belum mengetahui apa apa seakan aneh melihat hal yang tidak biasanya ia temukan.sembari melepas helm full facenya, ia bertanya kepada divan,

” ada apa bro kok udah tongkrong di depan gerbang kosku ” sahut Vino

tanpa banyak kata, divan mengacungkan amplop pink kepada vino,

“NIH!!!!!!” hanya kata itu dan senyum yang keluar dari bibir divan.

Tak ayal, dada vino pun seakan terhentak melihat amplop itu, ia masih ingat betul amplop itu adalah amplop yang diberikannya 4 bulan lalu ke Viola, vino pun kembali bertanya sambil terpaku di depan gerbang.

” kamu kok bs ………………………..*#^#^#^” sahut vino

pembicaraan vivo pun langsung dipotong oleh divan,hanya 1 kalimat saja yang keluar dari bibir sahabatnya.

” udah baca aja isinya,,,,semoga kamu bahagia dengan surat ini vin” sahut sahabatnya.

Tanpa pikir panjang Vino masuk rumah dan merangkul sahabatnya untuk ikut masuk rumahnya, tanpa basa basi tanpa melepas jaket dan tanpa meletakkna tasnya, vino duduk dan membuka amplop itu. didapatinya secarik kertas yang dulu pernah diberikan vino kepada Viola , sambil berdegup dan tak mengucapkan sepatah kata pun di amatinya kertas itu dan ternyata kertas itu telah di sambung dengan kertas lain yang ditulis Viola dengan lem siang kemarin. hingga dibacanya surat yang pernah ia tulis ke viola 4 bulan yang lalu yang sudah agak luntur terkena tetesan air mata Viola saat dibacanya di BAndung, di bacanya surat itu lengkap dengan sambungan surat lain yang sudah di lem viola.

” DEAR VIOLA HAPSARI PRATIWI, GADIS YANG AKU KENAL JAUH SEBELUM KENYATAAN ITU TIBA, JAUH SEBELUM AKU BISA LANGSUNG MELIHAT SENYUMMU SECARA LANGSUNG DI DEPAN MATAKU, AKU HANYA INGIN MENOREHKAN SEDIKIT KATA KATA KEJUJURAN YANG UNGKIN TAK PERNAH KAU SADARI SELAMA KITA KENAL DAN KITA BERTEMU DI JOGJA

MAAFKAN AKU HARUS JUJUR DAN HARUS TERPAKSA JUJUR, AKU TAK BISA MENGINGKARI DAN MEMBENDUNG SETIAP ALIRAN PERASAAN YANG BERKECAMUK DI HATIKU. AKU SADAR AKU BARU MENGENALMUA TAK BEGITU LAMA, MASIH TERLALU DINI DAN MASIH TERLALU AWAL JIKA SEMUA PERASAAN ITU HARUS MUNCUL, PERASAAN INGIN LEBIH MENGENALMU SAAT SAAT AKU BELUM BERTEMU DENGANMU DI DUNIA NYATA, KINI TELAH TUMBUH BEGITU DAHSYAT, HINGGA AKU MERASAKAN SESUATU YANG TAK PERNAH AKU SADARI. AWALNYA AKU HANYA INGIN MENGENALMU , AKU YANG BERSUKUR BISA DIPERTEMUKAN DENGAN KAMU, GADIS SECANTIK KAMU WALAU HANYA DI DUNIA MAYA, NAMUN AKU MERASA ADA SESUATU YANG MENGHARDIK DAN MEMBUKA RELUNG HATIKU, MEMBUKA SETIAP PERASAAN BEKU YANG SELAMA INI TERSEMBUNYI, DAN MENCAIR SAAT AKU MERASAKAN INDAHNYA PERKENALAN ITU. HINGGA WAKTU YANG KU NANTI NATI PUN TIBA, AKU BISA BERTEMU LANGSUNG DENGANMU VI, DI STASIUN ITU, TAK PERNAH AKU LUPAKAN SAAT PERTAMA KALI AKU BERJABAT TANGAN DENGANMU, KURASAKAN BEGITU LUAR BIASA GETARAN YANG TUMBUH, AKU TAK PERNAH MENYADARI TATKALA CINTA MENGHAMPIRIKU SECARA TIBA TIBA.

SEMAKIN HARI SELAMA KAMU DI JOGJA, RASA ITU SEMAKIN MUNCUL TANPA BISA TERBENDUNG, AKU MASIH TAK BISA UNGKAPKAN, AKU TERLALU PENGECUT, TAK PERNAH MAU MENGUNGKAPKAN PERASAANKU KEPADA ORANG YANG TELAH MEMBUKA KEBEKUAN HATIKU SELAMA INI, AKU TAK YAKIN JIKA HARUS KU UNGKAPKAN, AKU TERLALU PENGECUT UNTUK SEBUAH MASA LALUMU YANG SELALU TERSAKITI TATKALA KAMU MENJALIN ASMARA DENGAN COWOK YANG DIKENALMU LEWAT DUNIA MAYA, HINGGA AKU SADARI SAAT KITA BERDIRI DI ATAS BUKIT ITU, AKU MENDENGAR SECERCAH KATA DARIMU BAHWASANYA AKU ADALAH SAHABAT BARUMU , SAHABAT YANG BAIK DI ANTARA SAHABAT SAHABAT TERBAIKMU, ITU KAU UCAPKAN SAAT AKU SEDANG MENARUH HARAPAN PENUH DENGAN HATIMU,

AKU MERASA SEMAKIN PENGECUT UNTUK MENGUNGKAPKAN, SEBENARNYA AKU INGIN MEMBERANIKAN DIRI UNGKAPKAN SEMUA PERASAANKU SAAT TERAKHIR KITA BERDIRI DI BUKIT ITU, NAMUN INDAHNYA KATA PERSAHABATAN YANG KELUAR DARI UCAPANMU MEMBUAT AKU SEAKAN PERIH BERCAMPUR BAHAGIA, PERIH ASAKU PUPUS, DAN BAHAGIA KAU MENGATAKAN AKU SAHABAT YANG TELAH MEMBUATMU BANGKIT.

VI,,,,AKU SAYANG KAMU,,,,AKU HARUS JUJUR WALAUPUN SEBENARNYA AKU SEORANG LELAKI YANG PENGECUT, MAAFKAN AKU JIKA AKU HANYA BERANI UNGKAPKAN LEWAT SEBUAH TULISAN, AKU SEBENARNYA TAK MAU MENGHANCURKAN PERSAHABATAN DENGAN SEBUAH CINTA YANG BEGITU MENGGEBU, AKU SADAR INI AKAN MENJADI BEBAN KAMU SETELAH KAMU BACA SURATKU INI, NAMU AKU SADAR AKU SAYANG KAMU. MAAFKAN AKU VI YANG TELAH MENGUCAPKAN SAYANG DAN MERUSAK UCAPANMU BAHWA AKU ADALAH SAHABAT BARUMU YANG BAIK ..

INI HANYALAH SEBUAH SURAT YANG TAK BERARTI APA APA, HANYA SURAT DARI LELAKI PENGECUT YANG TAK PERNAH BISA MENEMPATKAN KEADAAN, NAMUN CINTA TAK PERNAH SALAH , MAAFKAN AKU VI, I LOVE YOU….AKU TULIS SURAT INI SESAAT SETELAH KITA PULANG DARI BUKIT 2 HARI MENJELANG KAMU PERGI KE BANDUNG KEMBALI…

AKU TAK BERHARAP APAPUN DARIMU, JIKA KAMU MASIH MAU BERSAHABAT DENGANKU DAN MEMAAFKAN KATA KATA YANG TERLALU LANCANG UNTUK KU UNGKAPKAN BAHWASANYA AKU SAYANG KAMU….SEGERA SESAAT KAMU BACA SURATKU INI, KABARILAH AKU WALAU LEWAT TELPON,,

DAN JIKA ITU MASIH TERLALU CEPAT MEMBUATMU MERASA TAK NYAMAN, KU HARAP SECEPATNYA ,MINIMAL 1 HARI KAMU UDAH NGABARIN AKU,AKU TAK MAU LARUT DALAM SALAH DAN CINTA INI, AKU HANYA INGIN JUJUR, JIKA MEMANG PERSAHABATAN YANG TERBAIK, AKU AKAN MENYADARI ITU, NAMUN JIKA KAMU MERASA SANGAT MARAH PADAKU, TAK USAHLAH KAU LAGI KABARI AKU, BIARKAN AKU PELAN PELAN MENATA KEMBALI HATIKU YANG SUDAH TERLANJUR TERTALI OLEH SEMUA KEINDAHAN RASAKU SELAMA KITA BERTEMU DI JOGJA, ,,, DAN AKU BUTUH WAKTU UNTUK MENGEMBALIKAN PERASAANKU JAUH SEBELUN AKU MENGENALMU, AKU RELA …..DAN 2 MINGGU ITU ADALAH 2 MINGGU TERINDAH DALAM HIDUKU

MAKASIH VIN, MAAFKAN AKU,,,,,AKU HANYA INGIN MENJADI LELAKI YANG TEGAR DAN TAK PENGECUT KARENA TAK PERNAH MENGUNGKAPKAN KEJUJURAN YANG AKU RASAKAN….

VINO SATRIA ANANDA

—————————————————————————————————————————————————–

Vino , maafkan Viola, 4 bulan yang lalu surat ini Viola baca, 4 bulan yang lalu aku kenal kamu lewat mobile chat, hingga kita bisa bertemu dan bersahabat baik, dan aku tak pernah mengira kamu bakal menyimpan perasaan cinta ke aku vin, Aku juga seperti itu,indahnya persahabatan kita seakan menimbun perasaanmu ke aku, kamu tak pernah mengungkapkan itu semua karena kamu tak ingin menyakitiku bukan, kamu tak ingin menjadi bebanku karena saat itu aku masih ingin bangkit dari segala masa laluku yang kelam dan tak jua melahirkan kebahagiaan, kamu terlalu baik buat aku Vin, aku berterima kasih sekali punya sahabat seperti kamu, namun tak tersadar sesaat setelah aku pergi pulang meninggalkan kamu, aku merasakan ada hal yang beda, aku seolah merasa kehilangan seseorang, kehilangan di saat aku sudah tak lagi bisa berdiri bersama orang itu, menikmati hari hari penuh kebersamaan, saat itu aku juga merasakan jatuh cinta kepadamu, namun kebisuanmu selama itu membuatku bertanya tanya juga, apakah kamu juga merasakan kehilangan saat aku meninggalkanmu di stasiun tugu tempat kita bertemu pertama kali dan tempat terakhir kita berpisah 4 bulan yang lalu.

sepanjang perjalanan pulang aku selalu bertanya dalam hati, kebisuan kamu membuatku menjadi seorang wanita yang lemah, yang tak pernah bisa membaca keadaan, karena bagiku kau hanya menganggap aku sebagai seorang sahabat, dan akupun melupakan amplop pink ini vin, aku tak langsung membacanya sesaat setelah aku sampai di BAndung, aku dan teman temanku melepas kerinduan ke Puncak hingga aku tak bisa langsung menjawabnya seperti kata kata kamu di suratmu di atas. hari berikutnya aku baru membacanya, akupun menangis vin, menangis gembira membaca suratmu yang ternyata kamu memendam rasa sayang kepadaku, aku sangat gembira, namun suratmu yang seharusnya aku jawab secepatnya telah membuat kamu menghilang dari aku, kamu pasti mengira aku menganggap kamu sebagai sahabat , hingga aku tak juga menghubungimu lewat telpon, dan sejak itu kamu menutup diri dariku, aku mencoba menghubungimu namun hanya mailbox yang terbekas di telingaku, semua media dunia maya tempat kita awal bertemu dan berkenalan di messenger pun tak juga mnemukan kamu, nickname kamu selalu merah offline, dan setiap malam aku selalu online berharap kamu juga online dan mencariku, namun kamu masih menutup diri dari aku, kamu pasti ingin lari dariku karena kesalahpahaman ini, dan akupun semakin tersiksadengan kesalahpahaman ini, karena aku juga mencintai kamu : ), mencari hatimu setiap hari aku mampu, messenger yang telah mempertemukan kita, kita bertemu,berpisah dan messenger pula yang selalu aku online kan setiap malam,berharap kamu datang lagi seperti waktu waktu dulu sebelum kita kenal. hari hariku saat benar benar tak bisa kontak dengan kamu membuat aku yakin kalau air mata kerinduan yang selalu aku teteskan tiap malam malamku menjawab segala pertanyaan yang tak prlu dijawab dengan mulut. hatiku adalah mulutku yang paling suci dan tak pernah bisa berbohong, 4 bulan sejak kamu mencoba menutup diri dari aku, 4 bulan pula yang telah menjawab bahwa aku sayang dan cinta sama kamu vin, hingga setelah mid aku punya waktu 3 hari, aku gunakan kesempatan itu untuk mencarimu, hingga aku tulis surat ini dan semoga sekarang sudah bisa dibaca sama kamu : ).

Aku hanya 3 hari di jogja, dan sekarang giliran aku yang minta jawaban ke kamu. 4 bulan bukanlah waktu yang sebentar untuk sebuah cinta, 4 bulan menutup diri bukanlah waktu yang sebentar untuk membuka hati kembali. aku sampai sekarang msih mengharapkan kamu membaca surat ini dan menjawabnya. namun aku tak pernah tahu hatimu sekarang, apakah kamu masih sesuai dengan surat kamu di atas itu, ataukah kamu telah menemukan penggantiku selama ini. hal itulah yang paling aku takutkan. namun aku masih percaya Tuhan sudah merencanakan ini semua, aku tak mau sia sia perjalananku kali ini ke jogja vin, walaupun apa yang terjadi dengan hatimu, aku rela ,,,,karena semua salahku tak langsung membaca suratmu watu itu,,yang paling penting aku sudah menunaikan kewajibanku,kewajiban mengungkapkan cinta dan membalas amanat suratmu walau sekarang bisa terjawab. oleh karena itu aku lem suratmu dan suratku dalam 1 buah kertas yang akhirna suratmu dan suratku bisa bersatu. mungkin sekarang hanyalah surat yang bersatu, ini hanya jawaban 4 bulan yang lalu , dimana sebenarnya 4 bulan yang lalu surat ini bisa bersatu, tapi entah kalau sekarang.

hanya 1 inginku apapun yang terjadi, sampai sekarang aku masih menunggumu dan mencntaimu, aku bersukur masih punya waktu luang hanya untuk mencarimu di jogja, aku hanya ingin bertemu nanti sore menjelang petang di tempat yag pernah menyadarkan aku akan arti hidup. dulu kamu pernah bilang jika kesedihan kita dilihat dari atas maka kesedihan itu akan tampak indah, dan aku ingin melihatnya dari atas bukit bintang sore nanti di tempat kita dulu sering berdiri bersama. entah berita sedih atau gembira aku ingin kita sama sama ada diatas melihat kesedihan itu menjadi indah.

JIKA KAMU MASIH SENDIRI DAN MASIH MENCINTAIKU SEPERTI 4 BULAN LALU, DATANGLAH KE BUKIT SENDIRIAN, AKU AKAN MENANTIMU DAN MENJAWAB IA, SEHINGGA SEMUA KESEDIHAN YANG PERNAH KITA ALAMI DI BAWAH, DI MASA MASA LALU AKAN BERUBAH MENJADI KEBAHAGIAAN, NAMUN JIKA SEKARANG KAMU SUDAH MEMPUNYAI TAMBATAN HATI SELAIN AKU, DATANGLAH DENGAN TAMBATAN HATIMU : ) AKU TETAP INGIN  MENIKMATI SEMUANYA WALAUPUN BAGIKU PAHIT, NAMUN SETIDAKNYA AKU AKAN GEMBIRA MELIHATMU GEMBIRA, JANGANLAH PERNAH BERBOHONG KEPADAKU, AKU TAK MAU MEMPERTARUHKAN SEMUA YANG PERNAH AKU NANTI DENGAN KEBOHONGAN, DATANGLAH DAN JAWABLAH SEMUANYA DENGAN JUJUR, JIKA MEMANG MASIH SEPERTI 4 BULAN LALU MAKA ITU AKAN MENJADI KEBERUNTUNGAN BUATKU VIN, NAMUN JIKA KM DATANG DENGAN TAMBATAN KAMU,MAKA ITU JUGA MENJADI KESEMPATANKU BISA MELIHAT KAMU BAHAGIA, KARENA AKU YAKIN SEJAK PERPISAHAN KITA JIKA KAMU MENDAPATKAN TAMBATAN, MAKA AKU YAKIN KAMU LEBIH BISA MERASAKAN CINTA DARIPADA APA YANG KAMU RASAKAN DI SURATMU 4 BULAN LALU. AKU TUNGGU : )..LOVE U VIN

viola

 

BERSAMBUNGGGGGGGG///………………………………………………………………………………..

CERPEN KEHILANGAN CINTA UNTUK CINTA PART 9

 

devamelodica | March 11th, 2012 | No Comments
      Pin It








  • BACA JUGA

  • Recent Comments



  • theme by Chivaz [dot] net | Komputer | Gadget | Informasi | Game Gratis | Video