Informasi terbaru terlengkap terbaik

YOUTH AND LIFESTYLE

Random Post
Cara memakai Jilbab gaul yang modern

Cara memakai Jilbab gaul yang modern

Cara memakai Jilbab gaul yang modern Para wanita masa kini biasanya enggan memakai jilbab karena takut dikatakan ga gaul, atau bahkan takut ga trendy, ga […]

Selengkapnya »

Contoh Kajian Teori Skripsi Pendidikan Komunitas Teman Sebaya

Contoh Kajian Teori Skripsi Pendidikan Komunitas Teman Sebaya

berikut adalah contohnya beserta pendapat para ahli :

Contoh Kajian Teori Skripsi Pendidikan Komunitas Teman Sebaya

  1. Komunitas teman sebaya
    1. Pengertian komunitas teman sebaya

Sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa lepas dari pengaruh lingkungan. Demikian juga dalam kehidupan remaja akan saling mempengaruhi antar teman sebaya.

Menurut Umar Tirtarahardja(2005:163) lingkungan pendidikan pertama dan utam adalah keluarga. Makin bertambah usia seseorang peranan lingkungan pendidikan lainnya (yakni sekolah dan masyarakat) semakin penting meskipun pengaruh lingkungan keluarga masih tetap berlanjut.

Berdasar pendapat diatas dapat digaris bawahi bahwa lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar diri individu yang bersifat fisiologis, psikologis maupaun sosio kultural yang mempengaruhi individu dalam proses sosialisasinya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Komunitas teman sebaya merupakan kelompok yang terdiri dari anak-anak yang mempunyai umur relatif sama dengan minat dan cita-cita yang sama pula. Selain itu juga punya kepentingan bersama dan aturan yang dibuat bersama-sama. Dalam pergaulannya dengan komunitas teman sebaya anak-anak saling mempengaruhi satu sama lain.

Pengertian komunitas menurut  JP Chaplin (2002:357) yang diterjemahkan Kartini Kartono adalah sesama, baik secara sah maupun secara psikologis yang merupakan kawan seusia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia komunitas adalah kelompok organisme (orang dsb) yg hidup dan saling berinteraksi di dalam daerah tertentu, masyarakat dan paguyuban. Menurut umar Tirtarahardja dan La Sulo (2005:181), kelompok sebaya adalah suatu kelompok yang terdiri dari orang-orang yang bersamaan usianya, antara lain : kelompok bermain pada masa kanak-kanak, kelompok monoseksual yang hanya beranggotakan anak-anak sejenis kelamin, atau gang yaitu kelompok anak-anak nakal. Menurut Abu Ahmadi(2007:192), ada sejumlah unsur pokok dalam pengertian komunitas teman sebaya antara lain :

1)   Kelompok sebaya adalah kelompok primer yang berhubungan antar anggotanya intim.

2)   Anggota kelompok sebaya terdiri atas sejumlah individu yang mempunyai persamaan usia status atau posisi sosial.

3)   Istilah kelompok sebaya dapat menunjukkan kelompok anak-anak, kelompok remaja dan kelompok orang dewasa.

Teman sebaya adalah lingkungan terjadinya interaksi yang aktif antar anggotanya yang merupakan anak-anak yang mempunyai umur relatif sama, minat yang sama dan Aturan yang dibuat bersama-sama.

  1. Fungsi komunitas teman sebaya.

Menurut Abu Ahmadi(2007:193-195) fungsi teman sebaya :

1).Mengajarkan anak bergaul dengan sesamanya.

2).Mengajarkan kebudayaan masyarakat.

3).Mengajarkan mobilitas sosial.

4).Mengajarkan peranan sosial yang baru.

5).Mengajarkan kepatuhan kepada aturan dan kewibawaan impersonal.

6).Mengajarkan kepatuhan terahadap aturan dan kewibawaan tanpa memandang dari siapa aturan itu dan siapa yang memberikan perintah dan larangan itu.

Menurut Umar Tirtarahardja(2005:182) fungsi teman sebaya adalah :

1).Mengajarkan berhubungan dan menyesuaikan diri dengan orang lain.

2).Memperkenalkan kehidupan masyarakat yang lebih luas.

3).Menguatkan sebagian dari nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan masyarakat orang dewasa.

4).Memberikan kepada anggota-anggotanya cara-cara untuk membebaskan diri dari pengaruh kekuatan otoritas.

5).Memberikan pengalaman untuk mengadakan hubungan yang didasarkan pada prinsip persamaan hak.

6).Memberikan pengetahuan yang tidak bisa diberikan oleh keluarga secara memuaskan ( pengetahuan mengenai cita rasa berpakaian, musik, jenis tingkah laku tertentu.

7).Memperluas cakrawala pengetahuan anak sehingga ia menjadi orang yang lebih komplek.

Berdasar pendapat diatas dapat diketahui bahwa lingkungan teman sebaya itu mempunyai fungsi penting sebagai pengganti keluarga, mengajarkan berhubungan dan menyesuaikan diri dengan orang lain dan memperluas cakrawala anak, sehingga ia menjadi orang yang lebih baik.

  1. Indikator komunitas teman sebaya.

Komunitas teman sebaya dalam penelitian ini adalah komunitas teman sebaya baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan tempat belajar. Diantara teman sebagian saling mengadakan interaksi yang didalamnya terdapat dorongan dan dukungan yang mempengaruhi  sikap dan tingkah laku seseorang. Dari penjelasan pengertian komunitas teman sebaya tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa yang menjadi indikator komunitas teman sebaya adalah interaksi yang dilakukan dilingkungan tempat tinggal maupun lingkungan tempat belajar, keterlibatan individu dalam berinteraksi serta dukungan teman sebaya.

Sekian semoga bermanfaat khususnya bagi mahasiswa jurusan pendidikan, tetap semangat skripsi ya ,dan jangan dikopas 100 persen karena sebenarnya ini kajian teori dalam skripsi saya hehe.

 

deva | December 21st, 2012 | No Comments
      Pin It






Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.





  • BACA JUGA