Informasi terbaru terlengkap terbaik

YOUTH AND LIFESTYLE

Random Post
Lirik Cover Lembayung Bali witrie

Lirik Cover Lembayung Bali witrie

Lirik Cover Lembayung Bali witrie Menatap lembayung di langit Bali Dan ku sadari, betapa berharga Di kala jiwaku tak terbatas Bebas berandai mengulang waktu Hingga […]

Selengkapnya »

Teori Prestasi Belajar Untuk Skripsi Pendidikan Lengkap Dengan Daftar Pustaka

Teori Prestasi Belajar Untuk Skripsi Pendidikan Lengkap Dengan Daftar Pustaka – halo sobat  bro semua, apa kabarnya nih, cie yang lagi galau skripsi ya, tapi tenang aja, web saya ini akan banyak share tentang berbagai macam teori skripsi, tapi basivnya pendidikan aja ya, karena saya orang pendidikan, berikut adalah teori prestasi belajar untuk skripsi lengkap dengan daftar pustakanya :

Teori Prestasi Belajar Untuk Skripsi Pendidikan Lengkap Dengan Daftar Pustaka

2.1.1   Tinjauan Tentang Prestasi Belajar

2.1.5.1 Pengertian Prestasi Belajar

Setiap kegiatan yang dilakukan siswa akan menghasilkan suatu perubahan dalam dirinya, yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Hasil belajar yang diperoleh siswa diukur berdasarkan perbedaan tingkah laku sebelum dan sesudah belajar dilakukan. Salah satu indikator terjadi perubahan dalam diri siswa sebagai hasil belajar di sekolah dapat dilihat melalui nilai yang diperoleh siswa pada akhir semester.

Pengertian yang lebih umum mengenai prestasi belajar ini dikemukakan oleh Moh. Surya (2004:75), yaitu “prestasi belajar adalah hasil belajar atau perubahan tingkah laku yang menyangkut ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap setelah melalui proses tertentu, sebagai hasil pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya”.

Pengertian prestasi belajar sebagaimana tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001:895) “Prestasi balajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran, lazimnya ditunjukan dengan nilai yang diberikan oleh guru”.

Menurut I.L Pasaribu dan B. Simanjuntak (1983:91) menyatakan bahwa “prestasi belajar adalah isi dan kapasitas seseorang. Maksudnya adalah hasil yang diperoleh seseorang setelah mengikuti pendidikan ataupun pelatihan tertentu. Ini bisa ditentukan dengan memberikan tes pada akhir pendidikan itu”.

Sedangkan Winkel (Sunarto, 2012) mengemukakan bahwa prestasi belajar merupakan bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang. Maka prestasi belajar merupakan hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar.

Arif Gunarso (Sunarto, 2012) mengemukakan bahwa prestasi belajar adalah usaha maksimal yang dicapai oleh seseorang setelah melaksanakan usaha-usaha belajar. Prestasi dapat diukur melalui tes yang sering dikenal dengan tes prestasi belajar.

Dan lagi menurut Bloom (Sunarto, 2012) bahwa hasil belajar dibedakan menjadi tiga aspek yaitu Kognitif, Afektif dan Psikomotor.

Sedangkan menurut Muhibbin Syah (2008 : 141), “Prestasi belajar merupakan hasil dari sebagian faktor yang mempengaruhi proses belajar secara keseluruhan.”

Dari pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah perubahan tingkah laku mencakup tiga aspek (kognitif, afektif dan motorik) seperti penguasaan, penggunaan dan penilaian berbagai pengetahuan dan ketrampilan sebagai akibat atau hasil dari proses belajar dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya yang tertuang dalam bentuk nilai yang di berikan oleh guru.

2.1.5.2 Indikator Prestasi Belajar

Menurut Muhibbin Syah (2008:150) “Pengungkapan hasil belajar meliputi segala ranah psikologis yang berubah sebagai akibat pengalaman dan proses belajar siswa”. Namun demikian pengungkapan perubahan tingkah laku seluruh ranah, khususnya ranah afektif sangat sulit. Hal ini disebabkan perubahan hasil belajar itu ada yang bersifat intangible (tidak dapat diraba). Kunci pokok untuk memperoleh ukuran dan data hasil belajar siswa adalah garis-garis besar indikator dikaitkan dengan jenis prestasi yang hendak diungkapkan atau diukur. Di bawah ini adalah tabel yang menunjukan jenis, indikator dan cara evaluasi belajar:

Tabel 1 : Jenis, Indikator dan Cara Evaluasi Prestasi

Ranah/Jenis Prestasi Indikator Cara Evaluasi
A. Ranah Kognitif    
1. Pengamatan

 

1. dapat menunjukkan

2. dapat membandingkan

3. dapat menghubungkan

 

1. tes lisan

2. tes tertulis

3. observasi

2. Ingatan

 

1. dapat menyebutkan

2. dapat menunjukan

Kembali

 

1. tes lisan

2. tes tertulis

3. observasi

3. Pemahaman 1. dapat menjelaskan

2. dapat mendefinisikan

dengan lisan sendiri

1. tes lisan

2. tes tertulis

 

 

   
Ranah/Jenis Prestasi Indikator Cara Evaluasi
3. Pemahaman

 

 

 

4. Penerapan

 

 

 

 

5. Analisis                                    (pemeriksaan dan

pemilahan secara

teliti)

 

6. Sintesis (membuat

panduan baru dan

utuh)

1. dapat menjelaskan

2. dapat mendefinisikan

dengan lisan sendiri

 

1. dapat memberikan

contoh

2. dapat menggunakan

secara tepat

 

1. dapat menguraikan

2. dapat

Mengklasifikasikan

 

 

1. dapat menghubungkan

2. dapat menyimpulkan

3. dapat   menggeneralisasi

1. tes lisan

2. tes tertulis

 

 

1. tes tertulis

2. pemberian

tugas

3. observasi

 

1. tes tertulis

2. pemberian tugas

 

 

 

1. tes tertulis

2. pemberian tugas

B. Ranah Rasa/Afektif    
1. Penerimaan

 

1. menunjukan sikap

menerima

2. menujukan sikap

menolak

 

1. tes tertulis

2. tes skala     sikap

3. observasi

2. Sambutan

 

 

1. kesediaan

berpartisipasi/terlibat

2. kesediaan    memanfaatkan

 

1. tes tertulis

2. tes skala sikap

3. observasi

3. Apresiasi (sikap

menghargai)

 

 

 

 

4. Internalisasi

(pendalaman)

 

 

 

 

 

 

 

5.Karakteristik (penghayatan)

 

1. menganggap penting      dan bermanfaat

2. menganggap indah dan

harmonis

3. mengagumi

 

1. mengakui dan  meyakini

2. mengingkari

 

 

 

 

 

 

 

1. melembagakan atau

meniadakan

2. menjelmakan dalam

pribadi dan perilaku

sehari-hari

1. tes skala

penilaian/sikap

2. pemberian tugas

 

3. observasi

 

1. tes skala sikap

2. pemberian tugas

ekspresif (yang

menyatakan sikap) dan proyektif  (yang

menyatakan perkiraan ramalan)

3. observasi

 

1. pemberian tugas

ekspresif dan proyektif

2. observasi

Ranah/Jenis Prestasi Indikator Cara Evaluasi
C. Ranah

Karsa/Psikomotor

   
1. Keterampilan

bergerak dan

bertindak

 

1. mengkoordinasikan

gerak mata, tangan, kaki

dan anggota tubuh

lainnya

 

1. observasi

2. tes tindakan

 

2. Kecakapan ekspresi

verbal dan nonverbal

 

1. mengucapkan

2. membuat mimik dan

gerakan jasmani

1. tes lisan

2. observasi

3. tes tindakan

Sumber: Muhibbin Syah, (2002:151)  

 

2.1.5.3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

Prestasi yang dicapai seorang individu merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi, baik dalam diri siswa maupun luar diri siswa. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar menurut Muhibbin Syah (2008:132), yaitu:

1)      Faktor internal (faktor dari dalam diri individu), meliputi keadaan atau kondisi jasmani dan rohani siswa.

2)      Faktor eksternal (faktor dari luar diri individu), meliputi kondisi lingkungan sekitar siswa.

3)      Faktor pendekatan belajar (approach to learning) yaitu jenis upaya belajar siswa (kebiasaan) yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran materi pelajaran.

Faktor-faktor diatas saling berinterkasi secara langsung dalam mempengaruhi prestasi belajar siswa, maka sangat diperlukan lingkungan yang baik dan kesiapan dalam diri siswa yang meliputi strategi, metode serta gaya belajar, agar dapat memberi pengaruh terhadap prestasi belajar yang akan dihasilkan.

Teori Prestasi Belajar Untuk Skripsi Pendidikan Lengkap Dengan Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKANYA PRESTASI BELAJAR

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Abin Syamsudin. (2009). Psikologi Kependidikan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

 

Agus Sujanto. (2004). Psikologi Umum. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

 

Arianto Sam. (2012). Sahabat Bersama. [Online]. Tersedia:http://kumpulblogger.com [1 April 2012]

 

Buchori. (1991). Psikologi Pendidikan. Jakarta. PT. Aksara Baru.

 

Dalyono. (2001). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Engkoswara. (2010). Administrasi Pendidikan, Bandung : Alfabeta.

 

I. L. Pasaribu dan B. Simandjuntak. (1983). Metode Belajar dan Kesulitan Belajar. Bandung : Tarsito.

 

Ratna Wilis. (1996). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

 

Sardiman, A.M (2009). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

 

Suharsimi Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Sukardi. (2003). Bimbingan dan Penyuluhan Belajar di Sekolah. Bandung : Usaha Nasional.

 

Sunarto. (2012). Pengertian prestasi belajar. Fasilitator idola [online]. Tersedia : http://sunartombs.wordpress.com/2009/01/05/pengertian-prestasi-belajar/ [1 April 2012]

 

Sutisna (2012). Faktor-faktor yang mempengaurhi prestasi belajar. [online]. Tersedia http://sutisna.com/artikel/artikel-kependidikan/faktor-faktoryang-mempengaruhi-prestasi-belajar/ [1 April 2012]

 

Muhammad Ali. (2009). Pendidikana Untuk Pembangunan Nasional

 

Muhibin Syah.(2004).Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT.Remaja Rosda karya.

 

Muhroji dkk. (2004). Manajemen Pendidikan. Surakarta : UMS Press

 

Mohamad Surya. (2004). Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

 

Mohamad Surya. (1999). Dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

 

Ngalim Purwanto (2006 ). Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosda Karya

 

Nasution. S (2006). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.

 

Oemar Hamalik (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara

 

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

 

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

 

Sugiyono. (2008). Statistik untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

 

Suharsimi dan Lia. (2008). Manajement Pendidikan, Yogyakarta: Aditya Media

 

Syaiful Bahri Djamarah. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

 

The Liang Gie  (2004). Cara Belajar Yang Baik Bagi Mahasiswa. Yogyakarta :  Gajah Mada University Press

 

The Liang Gie (2002). Cara Belajar Yang Efisien. Yogyakarta : Pusat Kemajuan Studi.

Sekian, semoga bisa membantu agan agan semua dalam berburu skripsi, maaf jika masih ada kekurangan dll, niat saya cm membantu dan sekali lagi saya tekankan jangan di kopas, cukup untuk referensi aja, dan cantumkan sumbernya jika anda mengkopas artikel ini. hargailah yang sudah bersusah payah menyusun skripsi ini.

 

deva | December 24th, 2012 | No Comments
      Pin It






Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

  • Recent Comments